Lemari Pembatas Ruangan

Pilih Lemari Pembatas Ruangan Yang Cocok Untuk Ruang Anda

Keterbatasan lahan di lingkungan perkotaan membuat masyarakat menjadi menggemari jenis-jenis rumah bergaya minimalis. Jenis rumah minimalis jika menggunakan tembok beton sebagai pemisah ruangan tentu akan membuat tampilan rumah tampak semakin sempit maka dibutuhkan yang namanya Lemari Pembatas Ruangan.

Pengertian Lemari Pembatas Ruangan

Lemari pembatas ruangan atau yang biasa dikenal dengan lemari partisi ini merupakan salah satu alternatif yang bisa Anda gunakan untuk membatasi ruang-ruang dalam rumah Anda. Lemari pembatas ruangan juga memiliki range harga variatif yang bisa Anda pilih seseuai dengan budget yang Anda miliki.

Anda bisa menambahkan lemari pembatas ruangan yang mana tidak hanya memiliki fungsi untuk pembatas ruangan, Anda juga bisa menyimpan barang-barang Anda pada lemari tersebut, dan juga bisa dijadikan pajangan ruangan yang akan menambah nilai estetika rumah Anda.

Jenis-jenis Lemari Pembatas Ruangan

Ada beberapa jenis lemari pembatas ruangan yang bisa Anda gunakan untuk menyimpan barang, memperindah ruangan, dan juga membatasi ruang-ruang untuk kebutuhan privasi Anda. simak jenis-jenisnya berikut ini.

  1. Lemari display atau lemari pajangan

Jika Anda memiliki berbagai pajangan yang masih Anda simpan atau bahkan belum memiliki “rumah” yang tepat untuk menampungnya, maka ini bisa menjadi saat yang tepat bagi Anda untuk membeli lemari display. Anda bisa menampilkan piala dan piagam yang Anda dapatkan, kenang-kenangan, hadiah wisuda dari orang lain, foto-foto kenangan, dan berbagai hiasan lainnya yang bisa Anda simpan dalam lemari display.

Lemari display bisa dijadikan pembatas ruangan antara ruang tamu dengan ruang keluarga, ataupun juga ruangan makan.

  1. Lemari baju (wardrobe)

Ide lemari pembatas ruangan selanjutnya adalah lemari baju atau wardrobe.Jika Anda memiliki keterbatasan ruangan, Anda bisa membuat lemari baju menjadi salah satu penyekat ruangan yang cukup efektif. Ruangan yang tepat untuk menaruh lemari wardrobe adalah ruangan personal atau privat yang mana tidak semua orang bisa masuk ke dalamnya.

Contoh ruangan yang tepat jika diberi penyekat ruangan berupa lemari baju di antaranya adalah kamar tidur Anda, yang akan menjadi penyekat antara kasur dengan kamar mandi dalam ruangan misalnya, ataupun ruang bermain, dan ruang kerja pribadi.

  1. Lemari panel

Lemari selanjutnya yang bisa Anda gunakan sebagai partisi adalah jenis lemari yang berisi alat-alat elektronik, misalnya adalah lemari panel tempat meletakkan TV, komputer, DVD, ataupun speaker. Ini akan menjadi pembatas yang bermanfaat dan menghibur, terutama jika Anda meletakkannya pada ruang santai atau ruang keluarga Anda.

  1. Kabinet dapur

Jenis lemari selanjutnya adalah kabinet dapur yang bisa menjadi penyekat ruangan sekaligus penyimpanan multifungsi untuk berbagai perabot makan dan bahan makanan Anda. Anda bisa meletakkan kabinet dapur sebagai pemisah antara ruang tamu ataupun ruang keluarga dengan ruang makan dan dapur. Anda bisa lebih dekat untuk mengambil camilan ketika sedang duduk bersantai sambil menonton TV!

  1. Lemari buku

Selanjutnya adalah lemari buku yang bisa menjadi pilihan pembatas ruangan Anda. Lemari buku bisa diletakkan sebagai pembatas antara ruang keluarga dengan ruang tamu. Siapa tahu tamu-tamu Anda akan terkesan dengan buku bacaan yang Anda baca.

Bahan Pembuat Lemari Pembatas Ruangan

Bahan pembuat lemari pembatas ruangan adalah faktor penting yang harus Anda pertimbangkan sebelum membeli atau membuat sendiri lemari Anda. Ada berbagai jenis material di dunia ini aik yang alami maupun buatan, yang bisa Anda gunakan untuk membuat lemari pembatas ruangan. Masing-masing tentunya memiliki kelemahan dan kelebihannya sendiri-sendiri.

Berikut adalah beberapa bahan pembuat lemari pembatas ruangan yang bisa Anda gunakan.

  1. Kayu solid

Kayu solid merupakan bahan kayu alami secara utuh, yang tidak dicampuri bahan lain. Bahan kayu tanpa campuran menjadikan material ini bernilai tinggi, namun memiliki tampilan yang elegan, menarik dan unik. Bahan dari kayu solid akan bertahan lama dan baik digunakan sebagai lemari pembatas ruangan. Keamanannya juga cukup terjamin, terutama jika Anda hendak menyimpan barang-barang dengan bobot yang lumayan berat, seperti set komputer, TV, dan sebagainya. Karena sifatnya yang solid luar dalam, Anda juga akan mudah mendapatkan desain lemari yang Anda inginkan, misalnya berupa pahatan yang apik.

Material kayu sendiri cukup berat, jenis lemari partisi ini mungkin membutuhkan beberapa orang untuk memindahkannya. Lemari berbahan kayu juga cukup rentan terhadap rayap ataupun jamur. Pemilihan finishing yang tepat sangat dianjurkan.

  1. Kayu fabrikasi atau kayu olahan

Kayu fabrikasi atau kayu olahan adalah jenis material berbahan kayu padat yang dilapisi dengan campuran seperti serbuk kayu. Ada beberapa jenis kayu fabrikasi yang bisa Anda pilih untuk membuat lemari pembatas ruangan, di antaranya adalah sebagai berikut.

Material kayu olahan memiliki harga yang lebih terjangkau dibanding dengan kayu solid, memiliki tampilan yang elegan dan bahkan bisa meniru berbagai jenis serat dan motif kayu, jika menggunakan furnishing yang tepat. Bahannya yang ringan memudahkannya untuk dipindah-pindah.

Namun, kayu fabrikasi lebih rentan terhadap kerusakan, serangan rayap dan jamur.

3.     Multipleks/ Tripleks/ Plywood

Sesuai dengan namanya, material multipleks berasal dari lembaran-lembaran tipis irisan kayu (tripleks) yang kemudian ditumpuk, dilem dan dipress menjadi satu lembar. Tripleks berasal dari kayu solid yang telah diolah.

Ada beberapa jenis triplesk berdasarkan jenis kayu yang digunakan, di antaranya adalah tripleks kayu keras yang terbuat dari kayu jati, meranti, dan sebagainya. Jenis ini merupakan yang termahal di antara jenis tripleks lainnya. Tripleks kayu lunak terbuat dari jenis kayu seperti pinus, sengon, ataupun cemara. Sementara tripleks marine adalah jenis tripleks yang tahan air, dibuat dengan menggunakan kayu tahan air.

Tripleks bersifat fleksibel, sehingga mudah untuk dibentuk dan dilengkungkan dibandingkan dengan kayu solid. Lapisan-lapisan kayu tersebut telah diolah sehingga membuatnya lebih tahan dan awet terhadap keretakan pada permukaannya. Meskipun begitu, tripleks tidak lebih kuat daripada kayu solid. Tripleks juga tidak tahan terhadap kelembaban dan seringnya tidak tahan terhadap air yang menyebabkan lapisannya akan mudah terkelupas.

  1. MDF (Medium Density Fireboarf) dan HDF (High Density Fireboard)

Jenis kayu fabrikasi selanjutnya adalah HDF dan MDF yang mana terbuat dari campuran antara serbuk kayu baik lunak maupun keras yang kemudian dipress menggunakan perekat, dan dibuat dengan kepadatan dan ukuran tertentu. HDF tentu memiliki kepadatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan MDF. Namun, MDF tidak terlalu kaku sehingga tidak mudah pecah dan retak dibandingkan dengan HDF.

Penggunaan MDF dan HDF dalam pembuatan lemari pembatas ruangan dapat lebih menghemat Anda dari sisi ekonomis dibandingkan dengan kayu solid. Jika Anda membuat lemari pembatas sendiri juga prosesnya lebih mudah karena kayu sudah siap pakai dan tinggal menyusunnya. Kayu fabrikasi ini juga dapat diukir jadi Anda tidak perlu khawatir jika menginginkan desain yang lebih bervariasi.

Baik MDF dan HDF tidak tahan terhadap air, karena akan menyebabkan cepat rusak. Ini karena pada proses pengepresan terdapat perekat yang dicampurkan. Jika sudah rontok dan rusak, pilihannya hanyalah Anda harus membeli material yang baru. penggunaan pelapisan yang sesuai akan menghindarkan lemari pembatas ruangan Anda dari risiko cepat rusak.

  1. Besi

Besi menjadi salah satu material yang terkenal akan ketahanannya, baik terhadap goresan, guncangan, rayap, dan jamur. Namun, penyakit dari material besi adalah karat. Besi dianggap sebagai lemari penyimpanan yang cukup etrjamin keamanannya. Biasanya istilah lemari besi digunakan untuk menyimpan barang-barang berharga seperti surat-surat dan dokumen penting lainnya.

Anda bisa menggunakan besi sebagai lemari buku yang digunakan sebagai pembatas ruangan karena memiliki daya tampung barang yang cukup kuat. Namun, lemari yang terbuat dari besi biasanya tidak memiliki terlalu banyak hiasan, selain itu, finishingnya cenderung kasar. Jika dipindah-pindah, besi dapat menyebabkan goresan pada permukaan lantai.

  1. Kaca

Kaca menjadi salah satu material yang akan memberikan kesan klasik, elegan, dan modern pada rumah Anda. Bagi rumah dengan kesan minimalis, lemari kaca akan membuat ruangan dalam rumah tampak lebih luas. Kaca sangat cocok digunakan untuk lemari display, dimana Anda bisa meletakkan barang-barang hiasan yang tujuannya memang untuk menarik perhatian orang lain.

Pembatas dengan lemari kaca ini juga mudah dibersihkan, cukup dengan lap bersih. Kaca tidak memerlukan finishing yang terlalu banyak namun tetap akan terlihat rapi dan elegan, tidak akan terserang rayap, jamur, ataupun karat. Hanya saja lemari kaca akan rentan pecah, tidak bisa diperbaiki hanya bisa diganti jika pecah. Tidak disarankan untuk sering-sering dipindah.

  1. Plastik

Selanjutnya adalah lemari pembatas ruangan berbahan plastik. Ini adalah bahan lemari partisi yang paling ringan di antara semuanya, dan memiliki akses berpindah yang memudahkan. Lemari plastik juga memiliki harga yang relatif terjangkau, tahan terhadap karat, rayap, dan jamur. Lemari plastik cocok digunakan untuk menyimpan tumpukan barang yang sifatnya ringan, seperti kain, dan juga plastik. namun, lemari plastik cenderung memiliki usia yang singkat, dan mudah pecah jika jatuh atau terbanting, mudah tergores, dan juga kurang aman jika digunakan untuk menyimpan barang-barang penting.

Anda bisa menyimpan pakaian, kain-kain, dan juga mainan anak-anak dalam lemari plastik. material plastik bisa Anda gunakan sebagai lemari pembatas ruangan dalam ruang kerja, ruang bermain, maupun kamar tidur Anda.

Finishing Lemari Pembatas Ruangan

Finishing lemari pembatas ruangan bisa Anda pilih jika Anda memesan customized furniture. Adanya finishing pada furniture akan membuatnya lebih tahan terhadap goresan, lebih awet, dan juga tampak menarik. Finishing juga akan memberikan tampilan lain pada material yang Anda gunakan.

  1. Pernis

Pernis bisa Anda gunakan untuk melapisi furniture lemari pembatas ruangan jika Anda menginginkan kenaturalan bahan. Penggunaannya mudah dan praktis, Anda hanya perlu membersihkan dan mengampelas permukaan mebel sehingga tampak rapi, dan melapisinya dengan pernis di seluruh permukaannya secara merata. Sebelum lemari pembatas ruangan dapat digunakan, Anda hanya perlu menunggunya hingga kering.

  1. Pelitur

Sama seperti pernis, pelitur juga akan memberikan hasil furniture yang tampak alami. Pelitur memiliki bentuk berupa serpihan ataupun kepingan yang penggunaannya harus dicampurkan dengan alkohol terlebih dahulu sebelum Anda melapiskannya pada bagian lemari pembatas ruangan. Tunggu hingga kering setelah itu lemari dapat digunakan.

  1. Minyak teak

Minyak teak cocok digunakan pada material kayu. Anda yang menggunakan minyak teak akan mendapatkan furniture yang lebih tahan terhadap air dan dapat menghindarkan material kayu dari kerusakan.

  1. Nitro Cellulose (NC)

Pelapisan menggunakan nitro cellulose juga termasuk mudah. Anda hanya perlu mengaplikasikan lapisan ini pada permukaan lemari dengan cara menyemprotkannya. Nitro cellulose tahan terhadap air, namun kelemahannya adalah dapat tergores dengan mudah.

  1. Melamin

Melamin merupakan bahan finishing lemari yang sifatnya keras. Adapun Anda juga bisa mendapatkan hasil pelapisan dengan melamin dengan sifat glossy (mengilap) maupun doff (tidak mengilap). Melamin bisa digunakan untuk melapisi permukaan furniture berbahan kayu, misalnya adalah kayu jati.

  1. Cat duco

Cat duco juga cocok digunakan pada material kayu. Jika Anda menggunakan cat duco sebagai pelapis untuk furniture, Anda akan mendapati serat-serat pada furniture kayu Anda tertutupi dengan cukup baik. Contoh furniture yang bisa menggunakan pelapisan cat duco adalah lemari pembatas ruangan kayu mahoni.

  1. Poly Urethane (PU)

Jika Anda menginginkan tampilan unik menyerupai plastik pada furniture berbahan kayu, maka Anda bisa menggunakan poly urethane sebagai pelapis furniture Anda. Meskipun hasil yang akan Anda dapatkan terbilang unik, namun harga lemari dengan pelapis ini cenderung mahal.

  1. High Pressure Laminated (HPL)

Selanjutnya ada HPL, yang berupa lembaran dan aplikasinya ditempelkan pada furniture untuk melapisi material Anda. HPL cenderung digunakan pada material kayu fabrikasi. Anda akan mendapatkan motif-motif seperti kayu asli pada furniture Anda.

  1. Tacon

Tacon juga berupa lembaran, namun biasanya terdapat dalam lembaran dengan ketebalan sekitar 1 mm. Ini tentunya akan memudahkan pemasangan terutama pada bagian material yang berbentuk pahatan dan corak yang sulit. Kelemahan dari tacon adalah tidak begitu tahan lama.

Tips Finishing Furniture

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama, perhatikan beberapa hal berikut ini.

  1. Apa jenis material yang digunakan? Tidak semua furniture cocok pada jenis finishing tertentu. Beberapa jenis kayu malah akan menyerap pelitur dan menyebabkannya tidak bisa menjadi pelapis yang sempurna pada lemari Anda. maka, sangat perlu dipertimbangkan material jenis kayu apa yang digunakan dan finishing yang tepat.
  2. Bagaimana kondisi material? Jika furniture dalam kondisi basah misalnya, maka proses finishing tentu tidak akan mendapatkan hasil pelapisan yang sempurna. Maka perhatikan kondisi material, juga permukaan material, apakah sudah rata dan rapi, jika material kayu misalnya apakah hasil ampelas sudah merata atau belum.
  3. Perlukah diulangi proses pelapisannya? Jika Anda menggunakan finishing dengan zat cair, ini penting untuk mengulangi prosesnya beberapa kali, supaya Anda mendapatkan hasil pelapisan yang menyeluruh.

Dalam merawat lemari pembatas ruangan, Anda bisa membersihkan lemari secara rutin supaya tidak terlihat kotor dan berdebu yang mana lambat laun akan merusak material lemari. Anda bisa membersihkan secara singkat dengan kemoceng. Selain itu, jika terdapat area bernoda cepat-cepat dibersihkan dengan lap basah dan dikeringkan menggunakan kain kering. Buat agenda pembersihan secara rutin.

Jika Anda membeli secara online, tanyakan apakah pengirimannya dapat sampai ke lokasi dimana Anda berada? Jasa pengiriman apa yang digunakan? Bagaimana packaging-nya? Adakah garansi yang ditawarkan? Berapa total ongkos pengirimannya hingga sampai ke rumah Anda? Sehingga Anda bisa menyiapkan budget dan juga akan mendapatkan lemari pembatas ruangan yang sesuai dengan keinginan Anda.

Main Menu